Catatan DPR Dalam Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022

waktu baca 2 menit
141

JAKARTA | EDITORIAL INDONESIA Meski sempat terkendala cuaca, Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, berlangsung sukses.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menyampaikan, di balik kesuksesan ini, terdapat beberapa catatan yang harus dijadikan bahan evaluasi.

“Ada poin penting yang memang harus kami koreksi, yaitu adalah dari penyelenggaraan, terutama masalah ticketing dan bagaimana transportasi pengunjung yang sudah beli tiket,” ungkap Dede Yusuf dikutip laman resmi, Selasa 22 Maret 2022.

Beberapa hari yang lalu, sempat viral di media sosial tentang transportasi pengunjung yang semrawut. Dikatakan panitia bahwa dilarang masuk ke arena menggunakan mobil, namun transportasi dari lokasi parkir ke arena penonton menggunakan bus.

Namun karena jumlah bus yang tidak memadai, akhirnya banyak orang harus jalan kaki di tengah teriknya sinar matahari. Sehingga banyak orang harus bolak-balik dari arena ke lokasi parkir.

“Dan ini catatan penting bahwa dalam penyelenggaraan kita tidak boleh hanya fokus pada internasional guest-nya tapi kan pengunjung yang membayar uang dua juta, tiga juta untuk tiket mereka juga berhak mendapat fasilitas,” kata Dede.

“Mestinya harus disiapkan dengan sarana-sarana, termasuk ticketing yang juga katanya sulit banget, antre ticketing sampai berjam-jam ini juga enggak bagus,” sambung politisi Partai Demokrat tersebut.

Selain mengevaluasi jalannya MotoGP, Komisi X DPR RI juga meminta Sirkuit Mandalika bisa menjadi sport tourism, tidak untuk gelaran MotoGP saja.

Dede Yusuf menyampaikan bahwa Sirkuit Mandalika adalah sirkuit dengan standar internasional, maka harus ada kerja sama dengan industri sport otomotif dan pariwisata.

“Kalau kita tidak masuk dalam lingkaran agenda internasional ini, ya maka kita belum tentu bisa mengadakan event begitu lagi, itu yang pertama. Atau yang kedua kita sendiri menjadi tuan rumah, jadi namanya kita membuat apalah nanti ke depan, Lombok GP atau segala macam ya. Jadi memang harus ada itu untuk meng-attract orang untuk datang dan menggunakan fasilitas, kalau tidak maka race ini akhirnya tidak bisa termanfaatkan dengan optimal padahal anggaran yang kita keluarkan triliunan di sana,” tutupnya. (Red)

Unggulan

LAINNYA