Perkuat Pilar Sosial ESG, Pelindo Multi Terminal Tempatkan SDM sebagai Pusat Perubahan

waktu baca 3 menit
9

 Medan, Juni  2026 — Sejalan dengan komitmen perusahaan dalam
mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),
PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus
memperkuat pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari pilar
sosial (Social) dalam roadmap keberlanjutan perusahaan. Penguatan
kapasitas, ketangguhan, dan kemampuan adaptasi insan perusahaan dinilai
menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah
perubahan industri yang berlangsung semakin cepat.

Komitmen
tersebut kembali ditegaskan dalam gelaran BREATH (Balancing, Resilience,
Energy, and Health) Session Series 33 yang mengangkat tema “People at
the Center of Change: Resilience, Adaptability, and Continuity”, yang
diselenggarakan pada Kamis (18/6) di Grha Pelindo Medan, serta diikuti
secara daring oleh insan perusahaan.

Direktur SDM Pelindo Multi
Terminal, Edi Priyanto, menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan di
tengah perubahan industri yang berlangsung cepat tidak hanya ditentukan
oleh sistem, teknologi, maupun fasilitas, melainkan terutama oleh
kesiapan manusia di dalam organisasi.

“Kita tidak bisa hanya
mengandalkan sistem yang ada atau fasilitas yang terus kita perbaiki.
Yang paling menentukan adalah manusianya. Karena itu, SDM harus
dipersiapkan dengan baik agar mampu menjaga keberlanjutan perusahaan dan
menjadi penggerak utama transformasi yang sedang berlangsung,” ujar
Edi.

Ia menambahkan bahwa industri kepelabuhanan dan logistik
saat ini bergerak sangat dinamis, ditandai oleh perkembangan teknologi,
perubahan kebutuhan pelanggan, serta tuntutan efisiensi yang semakin
tinggi. Kondisi tersebut menuntut insan perusahaan untuk memiliki
resilience, adaptability, dan continuity dalam menjalankan peran dan
tanggung jawabnya.

“Kunci utama menghadapi perubahan sesungguhnya
berada di tangan kita sendiri. Dengan ketangguhan, kemampuan
beradaptasi, dan semangat untuk terus berkembang, kita yakin insan
Pelindo Multi Terminal mampu menjadi bagian penting dalam menjaga
keberlanjutan perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh
pemangku kepentingan,” tuturnya.

Sementara itu, Komisaris Pelindo Multi Terminal, Gugun Gumilar, dalam sesi paparan menekankan
bahwa perubahan berkelanjutan selalu berangkat dari manusia sebagai
pusat transformasi organisasi. Ia menyampaikan bahwa dalam lingkungan
bisnis yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian, faktor penentu
keberhasilan organisasi bukan semata teknologi atau sistem, melainkan
kualitas manusia yang ada di dalamnya.

“Perubahan yang
berkelanjutan selalu dimulai dari cara berpikir manusia. Ketika
berbicara tentang transformasi perusahaan, sesungguhnya yang sedang kita
bicarakan adalah bagaimana membangun manusia yang tangguh, adaptif, dan
memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.

Gugun menjelaskan bahwa
resilience bukan hanya kemampuan bertahan, tetapi juga kemampuan untuk
bangkit dan menjadikan tantangan sebagai energi untuk tumbuh. Sementara
adaptability mencerminkan kesiapan menerima perubahan, dan continuity
memastikan nilai, budaya, serta tujuan perusahaan tetap terjaga di
tengah transformasi.

“Perubahan besar tidak terjadi secara
instan. Semuanya berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan
secara konsisten. Ketika setiap insan perusahaan memiliki komitmen untuk
terus belajar dan memberikan kontribusi positif, perubahan tersebut
akan membawa dampak nyata bagi kemajuan perusahaan,” tambahnya.

Pada
kesempatan yang sama, perusahaan juga memberikan apresiasi kepada para
inovator yang berkompetisi dalam program pengembangan inovasi di
lingkungan Pelindo Group, yakni Pelindo IDEA dalam mewakili Pelindo
Multi Terminal. Selain itu, perusahaan juga memberikan penghormatan
kepada pekerja yang telah memasuki masa purnabakti atas dedikasi dan
kontribusinya selama menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.  

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

LAINNYA