Generasi Muda dan Semangat Ramadhan di Era Digital

waktu baca 2 menit
0

Di era digital seperti sekarang, Ramadhan tetap memiliki makna yang kuat bagi generasi muda. Meski hidup di tengah media sosial dan teknologi, nilai-nilai Ramadhan tetap relevan dan penting untuk dijaga.

Bagi remaja, Ramadhan bisa menjadi momen “reset diri”. Misalnya, mengurangi waktu scrolling yang tidak bermanfaat dan menggantinya dengan aktivitas positif seperti membaca Al-Qur’an, mengikuti kajian online, atau membuat konten inspiratif bertema kebaikan. Banyak anak muda kini memanfaatkan media sosial untuk berbagi quotes islami, tips ibadah, hingga vlog kegiatan Ramadhan mereka.

Ramadhan juga mengajarkan disiplin. Bangun sahur tepat waktu, menjaga shalat lima waktu, serta menahan diri dari hal-hal negatif adalah latihan konsistensi. Jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, kebiasaan ini bisa membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab.

Selain itu, semangat berbagi di bulan Ramadhan bisa diwujudkan dengan cara sederhana. Tidak harus selalu dalam bentuk uang. Membantu orang tua di rumah, berbagi makanan berbuka dengan tetangga, atau menyebarkan pesan positif di media sosial juga termasuk kebaikan.

Bagi generasi muda, Ramadhan bukan bulan yang membosankan. Justru ini adalah kesempatan untuk berkembang secara spiritual dan emosional. Di tengah dunia yang serba cepat, Ramadhan mengajarkan kita untuk melambat, merenung, dan kembali pada nilai-nilai kehidupan yang sesungguhnya.

Ramadhan datang setiap tahun, tetapi tidak semua orang bisa bertemu kembali dengannya. Karena itu, manfaatkan setiap harinya dengan sebaik mungkin. Jadikan Ramadhan sebagai titik awal menjadi versi diri yang lebih baik.

Penulis:(Faras Ufairah)

Unggulan

LAINNYA