KA Gumarang Berhenti di Stasiun Kradenan dan KA Matarmaja Berhenti di Stasiun Kedungjati per 1 Februari 2026, KAI Hadirkan Tambahan Alternatif KA bagi Warga Grobogan

waktu baca 2 menit
2

Mulai 1 Februari 2026, masyarakat di wilayah Kabupaten Grobogan dapat mengakses kereta api jarak jauh dengan rangkaian generasi terbaru yaitu Stainless Steel New Generation (SSNG) dari Stasiun Kradenan dan Kedungjati.

Mulai 1 Februari 2026, masyarakat di wilayah Kabupaten Grobogan dapat mengakses kereta api jarak jauh dengan rangkaian generasi terbaru yaitu Stainless Steel New Generation (SSNG) dari Stasiun Kradenan dan Kedungjati.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa terdapat dua KA yaitu KA Matarmaja dengan relasi Malang – Pasarsenen yang dapat diakses melalui Stasiun Kedungjati dan KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen PP yang dapat diakses melalui Stasiun Kradenan.

“Kedua kereta api tersebut memberikan alternatif transportasi yang andal bagi masyarakat Grobogan untuk menuju Jakarta atau Surabaya. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Luqman.

Luqman menambahkan bahwa untuk KA Matarmaja memiliki kapasitas sebanyak 574 tempat duduk serta memiliki pelayanan kelas ekonomi. Sedangkan KA Gumarang memiliki kapasitas sebanyak 560 tempat duduk serta memiliki 2 kelas pelayanan yang meliputi kelas ekonomi dan eksekutif.

Kereta Stainless Steel New Generation merupakan hasil inovasi kolaborasi antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT INKA (Persero) sebagai pembaruan layanan kereta api jarak jauh di Indonesia. Rangkaian ini dirancang dengan material stainless steel yang lebih kuat dan tahan lama, serta mengusung desain modern untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman perjalanan penumpang.

Pembaruan tidak hanya diterapkan pada kelas ekonomi, tetapi juga pada kelas eksekutif yang kini tampil lebih elegan dengan interior yang nyaman dan fasilitas yang semakin canggih.

Beberapa pembaruan seperti kursi yang lebih ergonomis, pintu elektrik otomatis yang lebih senyap, kaca jendela tempered double glass, USB charger port pada masing-masing kursi, dan lainnya dapat dirasakan pada kedua KA tersebut.

“Melalui kehadiran layanan kereta api jarak jauh dengan rangkaian Stainless Steel New Generation di Stasiun Kradenan dan Kedungjati, KAI berharap dapat semakin mendekatkan layanan transportasi publik kepada masyarakat, meningkatkan mobilitas, serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Grobogan,” tutup Luqman.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

LAINNYA