Sambut Usia ke-43, BRI Finance Gandeng DLH DKI Jakarta Dorong Pengelolaan Sampah di Srengseng Sawah

waktu baca 3 menit
5

JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 06, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Melalui kolaborasi dengan DLH DKI Jakarta, BRI Finance mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga. Kegiatan ini diwujudkan melalui edukasi pemilahan sampah kepada warga di empat RT, yakni RT 02, RT 03, RT 06, dan RT 11. Selain itu, pelatihan pengelolaan sampah juga diberikan kepada anak-anak dan anggota Karang Taruna RW 06 dengan target 50 peserta.

Dalam pelaksanaannya, BRI Finance berpartisipasi sebagai mitra utama dengan memberikan dukungan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Bantuan tersebut meliputi 7 unit tong komposter berkapasitas 200 liter, 11 unit tong biru berkapasitas 60 liter, 5 unit tempat sampah dust bin berkapasitas 120 liter, 1 unit mesin ayak kompos rotary berkapasitas 100-150 kg per jam, serta 1 paket kegiatan pelatihan untuk anak dan remaja.

Direktur Utama BRI Finance, Ignatius Susatyo Wijoyo menyampaikan bahwa momentum HUT ke-43 menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk merefleksikan perjalanan sekaligus memperkuat kontribusi kepada masyarakat.

“Menjelang HUT ke-43 BRI Finance, kami ingin menjadikan momentum ini tidak hanya sebagai perayaan perjalanan perusahaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kontribusi kepada masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berharap kehadiran BRI Finance dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Kami percaya, langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat membawa dampak positif dan berkelanjutan,” ujar Satyo.

Lebih lanjut, Satyo menjelaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran untuk memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, upaya tersebut juga perlu didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai agar proses pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal.

 “Kami memahami bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan sarana yang memadai bagi petugas dan masyarakat. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses pengelolaan sampah sekaligus mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah,” lanjutnya.

Kolaborasi dengan DLH DKI Jakarta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik dan anorganik. Dengan pemilahan sejak dari sumbernya, sampah yang masih dapat diolah diharapkan tidak seluruhnya berakhir di tempat pemrosesan akhir.

BRI Finance juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara bertahap hingga September 2027 untuk melihat perkembangan pelaksanaan program dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kegiatan ke wilayah RT lainnya.

Melalui rangkaian Road to HUT ke-43 ini, BRI Finance berharap peringatan hari jadi perusahaan dapat menjadi momentum untuk memperluas kontribusi sosial dan lingkungan. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Sejalan dengan komitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan, BRI Finance juga terus mencatatkan pertumbuhan kinerja. Per September 2026, penyaluran pembiayaan perusahaan tumbuh 99,2% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian tersebut berjalan beriringan dengan upaya perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program TJSL.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

LAINNYA