KAI Logistik Bersama PT Bogantara Indo Transport menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pengiriman Komoditas Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya menggunakan Kereta Api pada Selasa (15/09). Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemanfaatan angkutan kereta api untuk mendukung distribusi komoditas pangan sekaligus memperluas konektivitas logistik antardaerah. Perjanjian ditandatangani oleh Aniek Dwi Deviyanti, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik bersama M. Farid Nor Rohman selaku Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport.
Melalui kerja sama tersebut, para pihak
sepakat mengembangkan pengiriman hasil bumi berupa sayur dan buah, pangan,
serta hasil ternak berupa sapi hidup menggunakan kereta api dengan relasi
Banyuwangi–Jakarta pulang-pergi. Kerja sama ini direncanakan berlangsung mulai
November 2026 hingga Desember 2030, dengan rencana angkutan mencapai 84.200
gerbong datar selama periode kerja sama.
Yuskal Setiawan, Direktur Utama KAI
Logistik, mengatakan ”Kerja sama ini tidak hanya berbicara mengenai distribusi
dan logistik, tetapi juga mengenai bagaimana sebuah sinergi menghadirkan solusi
logistik baru yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Kami melihat
komoditas pangan sebagai bagian strategis dari kehidupan masyarakat, sehingga
dibutuhkan sistem distribusi yang aman, andal, terjadwal, dan mampu menjangkau
wilayah sentra produksi hingga pusat konsumsi secara lebih efektif transportasi
dalam menjaga kesinambungan pasokan pangan.”
Sementara Aniek Dwi Deviyanti,
menambahkan “Pengembangan layanan ini menjadi langkah inovatif karena
menghadirkan skema pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, dan pendukungnya
dengan karakteristik khusus, termasuk hewan ternak hidup melalui moda kereta
api. Bagi KAI Logistik layanan ini merupakan layanan baru dan menjadi yang
pertama yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas
tersebut menggunakan kereta api.”
Pengangkutan akan menggunakan kontainer
khusus yang disesuaikan dengan karakteristik dan jenis komoditas. Kontainer
tersebut memenuhi standar teknis, keselamatan, kelayakan operasional,
pengujian, sertifikasi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan sesuai
dengan jenis penggunaannya. Dengan demikian, inovasi layanan ini tidak hanya
mengedepankan aspek kapasitas angkutan, tetapi juga memastikan standar
keselamatan dan kelayakan dalam setiap proses pengiriman termasuk kesejahteraan
hewan.
M. Farid Nor Rohman selaku Direktur
Utama PT Bogantara Indo Transport mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik
kerja sama ini sebagai sebuah terobosan dalam pengembangan distribusi komoditas
hasil bumi, pangan, ternak dan pendukungnya. Kolaborasi ini menjadi penting
untuk memastikan produk dari wilayah produksi dapat terhubung dengan pasar
secara lebih efektif dan berkesinambungan, “Kami juga berharap bahwa
pengangkutan hewan ternak dan hasil bumi ini mampu berkembang dengan menjangkau
lebih luas termasuk Sumatra, Kalimantan dan wilayah lainnya guna memastikan
distribusi yang menyeluruh.”
Penandatanganan perjanjian kerja sama
ini sekaligus menjadi awal dari tahapan implementasi layanan yang akan
dipersiapkan oleh para pihak sesuai dengan ruang lingkup, standar operasional,
dan ketentuan yang telah disepakati.
Ke depan, pengembangan layanan ini
diharapkan tidak hanya menciptakan nilai bisnis baru, tetapi juga memberikan
nilai ekonomi dan sosial yang lebih luas, melalui penguatan konektivitas sentra
produksi dan pusat konsumsi, peningkatan daya saing distribusi komoditas
daerah, serta dukungan terhadap terciptanya sistem logistik pangan nasional
yang semakin andal, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Artikel ini juga tayang di vritimes