Bittime Gandeng Nobu Bank Luncurkan Program Cashback “10 Menit dari Indonesia ke Wall Street” untuk Akses Investasi Aset Global

waktu baca 3 menit
0

Jakarta, 09 Juni, 2026 – Di tengah meningkatnya minat investor terhadap diversifikasi aset global, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meluncurkan kampanye 20% cashback bersama Nobu Bank dengan tajuk “10 Minutes from Indonesia to Wall Street” pada 08 Juni 2026, kemarin.

Sebelumnya, pada media gathering yang diadakan 21 Mei 2026 lalu, Bittime resmi membagikan kolaborasi strategis bersama Nobu Bank melalui integrasi akses virtual account (VA) Nobu Bank yang kini telah tersedia di platform Bittime. Langkah in dipandang sebagai inovasi Bittime dalam menghadirkan akses investasi aset digital yang lebih mudah dipahami, praktis, dan dapat diakses kapan saja oleh investor Indonesia.

Business Director Bittime, Junji Misael menyampaikan bahwa pihaknya berharap untuk dapat memfasilitasi diversifikasi aset investor Indonesia di tengah volatilitas pasar. Terutama melalui onboarding dari Rupiah ke aset-aset global seperti Tokenized USD, Emas, dan US stocks secara praktis dan efisien, sehingga diversifikasi aset menjadi lebih accessible.

“Kami berharap dengan membagikan cashback sebesar 20% dengan nilai maksimal Rp100.000 dalam bentuk USDT, masyarakat dapat mulai berinvestasi dari rupiah ke aset-aset digital dengan lebih efisien. Apalagi, investor dapat mengakses aset digital dan aset global berbasis tokenisasi hanya dalam satu platform. Inilah makna dari kampanye cashback 10 Minutes from Indonesia to Wall Street,” ujar Junji.

Dengan Bittime, investor dapat mengakses berbagai aset global seperti dolar AS, emas, hingga saham-saham Amerika Serikat berbasis tokenisasi secara fraksional dan tersedia 24/7. Hal ini, memberikan kesempatan bagi investor untuk memperoleh eksposur terhadap aset global tanpa harus menghadapi hambatan investasi lintas negara yang selama ini dianggap rumit.

Lebih lanjut, tren diversifikasi aset semakin relevan di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar yang mendorong investor mencari instrumen dengan nilai riil dan bergerak lebih stabil sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko dan optimalisasi portofolio.

Hal ini, tercermin dari pertumbuhan aset Nasdaq tokenized ETF ($QQQX) yang mengalami kenaikan sekitar 33% sejak pertengahan Maret 2026, berdasarkan indeks pasar perdagangan di Bittime. Ini menunjukkan bagaimana investor Indonesia kini dapat memperoleh eksposur terhadap pertumbuhan pasar global melalui aset tokenisasi aset global.

Apalagi saat ini, investor dapat memperdagangkan saham AS secara langsung menggunakan Rupiah tanpa perlu menukarkan dana ke USD terlebih dahulu melalui Bittime. Selain itu, Bittime juga mendukung perdagangan 24/7 untuk memanfaatkan peluang profit kapan saja dengan biaya trading tetap sebesar 0,2%-0,3% dan menghemat hingga 90% tanpa biaya tambahan.

Melalui kampanye cashback “10 Menit dari Indonesia ke Wall Street”, Bittime dan Nobu Bank berharap dapat memperluas literasi keuangan serta mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas terhadap inovasi keuangan digital yang semakin terhubung dengan pasar global.

Seiring berkembangnya regulasi dan meningkatnya adopsi tokenisasi aset secara global, Bittime berharap untuk dapat terus menghadirkan berbagai inovasi layanan yang relevan dengan dinamika pasar, serta kebutuhan investor di Indonesia, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, kepatuhan terhadap regulasi, dan penguatan ekosistem aset keuangan digital di dalam negeri.

Namun, tentu investor perlu memahami bahwa dinamika pasar memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap strategi portofolio masing-masing. Mengingat, kondisi volatilitas pasar yang dapat menciptakan peluang, sekaligus risiko lebih tinggi bagi para trader.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

LAINNYA