Bupati Tangerang dorong May Day 2026 jadi ajang kebersamaan pekerja, meriah, inklusif, dan perkuat hubungan industrial harmonis. (Foto: Ist)TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendorong peringatan May Day 2026 menjadi ajang kebersamaan yang mempererat solidaritas pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial tetap harmonis.
Hal itu disampaikan saat membuka rapat koordinasi persiapan May Day 2026 di Ruang Rapat Wareng, Kantor Bupati Tangerang, Senin (6/4/2026). Rapat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja guna memastikan perayaan berlangsung aman, inklusif, dan kondusif.
“Rapat ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan kondusif dan memberikan manfaat bagi pekerja maupun dunia usaha,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi ruang kebersamaan yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat dan pekerja.
“May Day harus menjadi ruang kebersamaan, bukan hanya seremonial, tetapi juga memberikan kebahagiaan bagi pekerja dan masyarakat,” tambahnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rudi Lesmana, serta unsur Dewan Pengupahan dan LKS Tripartit.
Dalam pemaparannya, Dinas Tenaga Kerja menyampaikan laporan kinerja hubungan industrial triwulan pertama 2026, termasuk verifikasi serikat pekerja dan pelaksanaan Posko THR. Tercatat sebanyak 21 federasi dan 280 serikat pekerja dengan jumlah anggota lebih dari 116 ribu pekerja di Kabupaten Tangerang.
Kepala Disnaker Rudi Lesmana menegaskan pentingnya penguatan komunikasi antar pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi konflik ketenagakerjaan sejak dini.
“Koordinasi ini penting agar persoalan seperti PHK, outsourcing, maupun upah dapat diselesaikan lebih awal sebelum berkembang menjadi konflik,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Soma Atmaja menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh perlu dikemas lebih rekreatif, menyehatkan, dan membahagiakan agar menjadi agenda tahunan yang dinanti pekerja.
Selain itu, rapat juga menyoroti kegiatan sosial seperti donor darah, bazar UMKM dengan sekitar 2.000 peserta, serta tasyakuran yang melibatkan anak yatim dari keluarga pekerja.
Pemkab Tangerang juga mengoptimalkan peran LKS Tripartit sebagai forum dialog dalam mengantisipasi potensi konflik ketenagakerjaan menjelang May Day.
Perayaan May Day 2026 akan diramaikan dengan Pekan Olahraga Buruh pada 20–24 April 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Stadion Mini Cikupa dan GOR setempat, dengan cabang olahraga seperti sepak bola, bola voli, bulutangkis, dan catur.
Puncak perayaan pada 1 Mei 2026 akan diisi berbagai kegiatan sosial dan hiburan, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta lomba mancing bersama. Panitia juga menyiapkan puluhan doorprize, termasuk sepeda motor sebagai hadiah utama.
Selain itu, akan digelar malam tasyakuran di Gedung Serba Guna (GSG) yang melibatkan anak yatim serta keluarga pekerja yang telah meninggal dunia, disertai kegiatan keagamaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkab Tangerang berharap May Day tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga mempererat solidaritas serta memperkuat hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan. (*)