Jumlah Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 36,86 Persen Sepanjang 2025

waktu baca 2 menit
7

Pertumbuhan pengguna yang signifikan sepanjang 2025 menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi publik berbasis rel yang semakin diandalkan masyarakat Jabodebek.

Mobilitas masyarakat di kawasan Jabodebek sepanjang tahun 2025 semakin mengandalkan transportasi publik berbasis rel. Layanan LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan signifikan jumlah pengguna, dengan total 28.816.787 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 21.055.870 pengguna pada 2024. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 7.760.917 pengguna atau tumbuh 36,86 persen secara tahunan (year-on-year).

Peningkatan tersebut tercermin konsisten di hampir seluruh bulan sepanjang 2025. Rata-rata jumlah harian mencapai 78.950 pengguna per hari, meningkat dari 57.530 pengguna per hari pada 2024. Tren ini menunjukkan semakin kuatnya pemanfaatan LRT Jabodebek sebagai moda mobilitas rutin masyarakat, baik pada hari kerja maupun akhir pekan dan hari libur.

Secara bulanan, pertumbuhan pengguna terlihat sejak awal tahun. Pada Januari 2025, jumlah pengguna mencapai 2.146.859 juta, meningkat signifikan dibandingkan Januari 2024 sebesar 1.200.399 juta pengguna. Tren tersebut berlanjut hingga semester kedua 2025, dengan volume tertinggi terjadi pada Oktober 2025 sebesar 2.779.904 juta pengguna, dan tetap terjaga hingga akhir tahun.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan peran LRT Jabodebek yang semakin relevan dalam mendukung sistem transportasi publik perkotaan di kawasan Jabodebek.

“Layanan berbasis rel yang terjadwal dan terintegrasi menjadi pilihan mobilitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung efektivitas pergerakan di wilayah perkotaan,” ujarnya.

Saat ini, LRT Jabodebek melayani perjalanan melalui 18 stasiun, yang membentang dari Stasiun Dukuh Atas menuju Harjamukti dan Jati Mulya. Jaringan ini terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain seperti KRL Commuter Line, Kereta Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, TransJakarta, serta layanan transportasi perkotaan lainnya, dan terhubung dengan kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, serta pusat aktivitas masyarakat.

Dengan adanya pertumbuhan volume pengguna LRT Jabodebek ini, KAI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan LRT Jabodebek untuk mendukung mobilitasnya terutama pada hari kerja, dan juga disaat hari libur.

“Kepercayaan masyarakat menjadi fokus utama KAI dalam melayani pengguna LRT Jabodebek, dan terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan efisiensi perjalanan dalam mendukung mobilisasi masyarakat di kawasan Jabodebek,” tutupnya.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

LAINNYA