Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

waktu baca 2 menit
7

Gresik, 15 Juli 2026 – Antusiasme operator pelabuhan dalam mengadopsi konsep Green and Smart Port (GSP) terus meningkat. Hal itu tercermin dari keikutsertaan delapan pelabuhan dalam Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, program asesmen yang mendorong transformasi pelabuhan menjadi lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan ramah lingkungan.

Program yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group (PT SUCOFINDO, PT Biro Klasifikasi Indonesia, dan PT Surveyor Indonesia) ini mengintegrasikan prinsip ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari standar pengelolaan pelabuhan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik tingginya antusiasme pelaku pelabuhan tersebut. Menurutnya, transformasi menuju Green and Smart Port akan menjadi faktor penting dalam memperkuat efisiensi logistik pangan nasional sekaligus mendukung target ketahanan pangan.

“Pelabuhan adalah simpul strategis distribusi pangan. Transformasi menuju Green and Smart Port akan membuat logistik semakin efisien, biaya lebih kompetitif, sekaligus menghadirkan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing dan ketahanan pangan nasional,” ujar Zulkifli Hasan.

Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey dipercaya Kemenko Pangan menyusun kerangka kerja sekaligus melaksanakan asesmen berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

Chief Executive Officer IDSurvey, Arisudono Soerono, mengatakan meningkatnya partisipasi pelabuhan menunjukkan semakin kuatnya kesadaran industri terhadap pentingnya keberlanjutan.

“Kepercayaan dari Kemenko Pangan merupakan kehormatan bagi IDSurvey. Kami berharap hasil asesmen ini mendorong semakin banyak pelabuhan Indonesia menjadi pelabuhan hijau berstandar internasional yang mendukung efisiensi logistik nasional,” ujarnya

Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Sandry Pasambuna, menegaskan pihaknya siap terus memperkuat implementasi Green and Smart Port melalui layanan testing, inspection, dan certification (TIC).

“SUCOFINDO bersama IDSurvey akan terus mendampingi penguatan standar, asesmen, dan peningkatan kapasitas pelabuhan agar transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas berjalan konsisten serta meningkatkan daya saing nasional,” kata Sandry

Pada GSPI ASRI 2026, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik meraih nilai asesmen tertinggi secara nasional, disusul PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Krakatau Bandar Samudera. Penghargaan juga diberikan kepada PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung

Usai penyerahan hasil asesmen, Menko Pangan bersama sejumlah menteri menyalurkan bantuan pangan kepada pengemudi ojek online, nelayan, dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari kolaborasi dengan program CSR PT Petrokimia Gresik dalam rangka HUT ke-54 perusahaan.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version