
TANGERANG — SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) langsung di lingkungan perusahaan, dengan melibatkan penguji dari industri untuk menilai kemampuan siswa secara objektif, Senin, 6 April 2026.
Pelaksanaan UKK ini menjadi momen penting bagi siswa kelas XII untuk menunjukkan keterampilan teknis yang telah dipelajari selama lebih dari dua tahun, sekaligus memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui dunia industri.
UKK yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan dunia usaha dan industri. Para siswa diuji oleh tenaga profesional yang memiliki pengalaman praktik dan akademik, sehingga hasil penilaian dinilai lebih relevan dengan kebutuhan kerja.
Kepala Seksi SMK dan SKh Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Tangerang, H. Maksis Sakhabi, menegaskan bahwa UKK bertujuan memastikan lulusan SMK benar-benar kompeten dan siap kerja.
“Melalui UKK, siswa dinilai oleh penguji yang memiliki pengalaman praktik dan akademik, sehingga hasilnya bisa menjadi pertimbangan industri dalam menilai kompetensi mereka,” ujar Maksis saat meninjau pelaksanaan UKK di PT Formosa, kawasan industri Cikupa.
Ia juga menekankan pentingnya konsep link and match, yakni kesesuaian antara kompetensi yang dipelajari di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, lulusan SMK idealnya bekerja sesuai bidang keahlian yang ditekuni selama pendidikan.
Meski pelaksanaan UKK berjalan dengan antusiasme tinggi dari siswa, pihak Cabang Dinas Pendidikan mencatat masih ada sejumlah sekolah yang belum siap secara administrasi maupun teknis. Beberapa di antaranya masih menggunakan pedoman lama, yang berpotensi menimbulkan kendala dalam pelaksanaan.
Sementara itu, penguji dari PT Formosa, Teguh Arbakun, memberikan apresiasi terhadap kemampuan siswa selama mengikuti ujian.
“Mereka terlihat seperti tenaga profesional yang sedang bekerja,” ujarnya.
Pelaksanaan UKK SMKN 5 Kabupaten Tangerang di PT Formosa dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu mendatang, dengan pendampingan guru pendamping guna memastikan proses ujian berjalan lancar. (*)