JAKARTA – LRT Jabodebek mencatat peningkatan 138% pengguna selama libur panjang 3-5 April 2026, dengan 270.696 pengguna, dan Stasiun Dukuh Atas sebagai titik keberangkatan dan tujuan utama.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur panjang akhir pekan pada 3–5 April 2026. Total pengguna selama tiga hari tersebut mencapai 270.696 pengguna, meningkat tajam dibandingkan periode libur panjang tahun 2025 yang tercatat sebanyak 113.606 pengguna.
Secara persentase, terjadi kenaikan sebesar ±138,2%, menunjukkan semakin kuatnya peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi pilihan masyarakat perkotaan dalam mengisi periode libur.
Jika dirinci per hari, jumlah pengguna pada periode tersebut adalah:
• 3 April 2026: 90.078 pengguna
• 4 April 2026: 95.152 pengguna
• 5 April 2026: 85.466 pengguna
Puncak tertinggi terjadi pada 4 April 2026, mengindikasikan mobilitas masyarakat berada pada fase optimal di tengah periode libur.
Dari sisi stasiun, akumulasi tiga hari menunjukkan bahwa tiga stasiun dengan volume pengguna tertinggi adalah:
• Stasiun Dukuh Atas: 46.408 pengguna
• Stasiun Harjamukti: 34.649 pengguna
• Stasiun Cikoko: 27.418 pengguna
Sebagai pembanding, pada periode 18–20 April 2025, tiga stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi tercatat:
• Dukuh Atas BNI: 39.922 pengguna
• Harjamukti: 28.725 pengguna
• Cikoko: 21.982 pengguna
Perbandingan ini menunjukkan bahwa seluruh stasiun utama mengalami peningkatan volume pengguna yang konsisten, dengan Dukuh Atas tetap menjadi simpul mobilitas tertinggi, sekaligus memperkuat fungsi integrasi antarmoda di pusat kota.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa tren ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih transportasi publik.
“Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya sebagai solusi mobilitas yang efisien, terutama saat periode libur panjang. Integrasi antarmoda, waktu tempuh yang pasti, serta kenyamanan layanan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik,” ujar Radhitya.
Ke depan, LRT Jabodebek akan terus mengoptimalkan layanan, baik dari sisi operasional maupun konektivitas, guna mengantisipasi pertumbuhan pengguna yang diproyeksikan akan terus meningkat, terutama pada periode-periode dengan mobilitas tinggi seperti libur panjang dan hari besar nasional.
Artikel ini juga tayang di vritimes