Baru Menikah? Begini Cara Menyatukan Gaya Keuangan Berdua

waktu baca 4 menit
21

Masa awal pernikahan sering dipenuhi rasa bahagia sekaligus penyesuaian. Dua orang dengan latar belakang berbeda kini berbagi rumah, rutinitas, dan tujuan hidup.

Salah satu penyesuaian paling terasa ada di urusan keuangan. Cara mengatur uang yang dulu terasa aman untuk masing masing, sekarang perlu diselaraskan agar berjalan searah.

Menyatukan gaya keuangan berdua bukan proses instan. Ada kebiasaan yang perlu dibicarakan, ada ekspektasi yang perlu diluruskan, dan ada keputusan yang sebaiknya diambil bersama. Simak beberapa cara pendekatan yang tenang dan terbuka berikut ini: 

1. Membuka percakapan sejak awal

Langkah pertama yang sering terasa canggung adalah membicarakan uang secara terbuka. Banyak pasangan baru menghindari topik ini karena takut memicu perdebatan. Padahal, keterbukaan sejak awal membantu menghindari salah paham di kemudian hari.

Bicarakan kondisi keuangan masing masing dengan jujur. Penghasilan, kebiasaan belanja, cicilan yang masih berjalan, serta pandangan tentang menabung dan investasi. Percakapan ini bukan ajang menghakimi, melainkan ruang untuk saling memahami cara berpikir pasangan.

2. Mengenali perbedaan gaya keuangan

Setiap orang punya gaya keuangan yang terbentuk dari pengalaman hidup. Ada yang terbiasa menabung sejak muda, ada yang lebih spontan dalam membelanjakan uang. Ada yang detail mencatat pengeluaran, ada yang mengandalkan perkiraan.

Perbedaan ini wajar dan tidak perlu dipaksakan untuk langsung sama. Kamu bisa saling belajar dan menyesuaikan ritme. Gaya keuangan bersama akan terbentuk seiring waktu, bukan dalam satu diskusi saja.

3. Menyusun tujuan bersama

Keuangan berdua akan lebih mudah dikelola saat punya tujuan yang disepakati. Tujuan ini bisa sederhana, seperti membangun dana darurat, menyiapkan liburan bersama, atau menabung untuk rumah pertama.

Dengan tujuan yang jelas, setiap keputusan keuangan terasa lebih bermakna. Menyisihkan uang bukan lagi kewajiban, melainkan langkah menuju rencana yang kalian bangun bersama. Tujuan juga membantu pasangan tetap satu arah saat harus membuat pilihan di tengah godaan pengeluaran.

4. Menentukan pola pengelolaan keuangan

Tidak ada satu pola keuangan yang cocok untuk semua pasangan. Ada yang memilih menggabungkan seluruh penghasilan, ada yang membagi antara rekening bersama dan rekening pribadi. Yang terpenting adalah kenyamanan dan kejelasan.

Pola yang disepakati sebaiknya memudahkan pengelolaan kebutuhan bersama seperti biaya rumah tangga, makan, transportasi, dan tagihan rutin. Sementara ruang untuk kebutuhan pribadi tetap dijaga agar masing masing merasa dihargai.

5. Membuat anggaran yang bisa dijalanin

Anggaran rumah tangga sering terdengar kaku, padahal fungsinya justru memberi rasa aman. Anggaran membantu pasangan melihat batas yang realistis dan menjaga pengeluaran tetap terkendali.

Susun anggaran dengan mempertimbangkan gaya hidup berdua. Sisakan ruang untuk fleksibilitas agar tidak terasa menekan. Ada bulan yang pengeluaran lebih besar, dan itu bisa diterima selama masih dalam kesepakatan bersama.

6. Menyikapi perbedaan keputusan finansial

Dalam perjalanan, akan ada perbedaan pendapat soal uang. Salah satu ingin menabung lebih agresif, yang lain ingin menikmati hasil kerja keras. Situasi ini perlu disikapi dengan empati.

Dengarkan alasan pasangan sebelum mengambil kesimpulan. Cari solusi yang membuat kedua pihak merasa didengar. Kompromi menjadi keterampilan penting dalam keuangan berdua. Dengan komunikasi yang baik, perbedaan bisa menjadi bahan diskusi yang memperkuat kepercayaan.

7. Menjaga transparansi dalam jangka panjang

Keuangan berdua perlu transparansi yang dijaga secara konsisten. Saling memberi tahu kondisi keuangan membantu mencegah kejutan yang tidak perlu. Transparansi juga memperkuat rasa saling percaya.

Dengan keterbukaan, keputusan keuangan terasa lebih ringan karena ditanggung bersama. Tidak ada pihak yang merasa sendirian menghadapi tekanan finansial.

Tabungan sebagai Opsi Praktis untuk Pasangan Baru

Menjalani kehidupan berdua setelah menikah membuat pasangan baru perlu memahami cara menabung di bank yang lebih terencana. Di era perbankan digital, tabungan di bank dengan layanan aplikasi memungkinkan masing masing pasangan tetap memiliki rekening pribadi, namun menyepakati tujuan tabungan bersama.

Pendekatan ini membantu keuangan berdua tetap transparan dan rapi tanpa harus menggunakan rekening gabungan.

Salah satu opsi yang bisa digunakan adalah Tabungan NOW di neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan digital ini mendukung kebiasaan menabung di bank secara konsisten melalui aplikasi, dengan bunga yang dihitung dan dibayarkan harian sesuai ketentuan yang berlaku. 

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

LAINNYA