JAKARTA, EDITORIALINDONESIA – Belakangan ini Indonesia, sering kali dilanda banyak bencana. Baik dari banjir, hingga banjir bandang di beberapa daerah. Belum lagi bencana alam besar, yakni erupsi gunung Semeru. Dari erupsi tersebut tercatat 46 korban jiwa, dan ribuan penduduk telah diungsikan (dikutip dari Kompas).
Dari musibah-musibah tersebut, memang sudah menjadi tanggung jawab kemanusiaan, kita sebagai manusia, harus saling bahu-membahu membantu masyarakat yang menderita.
Memang banyak pihak yang membantu meringankan dampak bencana tersebut. Baik dari pemerintah (daerah khususnya), BNPB, dinas sosial, kementerian, artis, dll. Namun yang patut dicermati adalah bagaimana dengan partai politik?
Sejak peristiwa erupsi Semeru, tercatat bahwa Golkar adalah partai yang pertama kali turut membantu masyarakat. Bahkan (tanpa melebih-lebihkan), sampai saat ini, berdasarkan google pencarian apa yang telah dilakukan dan buat oleh partai Golkar masih dalam puncak pencarian teratas.
Ini membuktian bahwa partai berlogo pohon beringin ini, adalah partai yang hadir ditengah masyakarat dan hangat.
Karena sudah diketahui masyarakat, bahwa umumnya partai politik hadir ditengah masyarakat “jika ada mau nya”. Yaitu pada saat pemilu atau momen politik lainnya. Tentu sebagian orang berhak saja berpendapat bahwa yang dilakukan partai Golkar itu (mungkin) pencitraan, tetapi sebaliknya fakta tak dapat disangkal.
Bahkan tidak hanya membantu. Partai yang di ketuai oleh Airlangga Hartarto tersebut, mendirikan “Yellow Clinic”. Yaitu posko dengan kelengkapan alat-alat medis serta ambulans khusus, untuk warga terdampak erupsi.
Juga sejak awal bencana (dilansir dari kompas.com), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah menginstruksikan kader-kader Golkar di Jawa Timur untuk bergerak cepat memberi bantuan kepada warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
“Kepada kader Partai Golkar di Jawa Timur, saya instruksikan untuk bergerak cepat membantu pengungsi di daerah yang terdampak dengan membuat posko pengungsian dan dapur umum” kata Airlangga dalam siaran pers, Minggu (5/12/2021).
Sikap Pancasilais
Apa yang dilakukan partai Golkar sejatinya adalah representasi dari nilai-nilai pancasilais. Khususnya yakni amalan dalam Sila ke 2, yaitu: Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Membantu sesama, apalagi sesama warga yang terkena musibah adalah panggilan setiap orang. Tanpa memikirkan timbal balik dan untung rugi. Itu adalah sikap mulia. Pun berlaku untuk semua pihak.
Namun secara moral politik, apa yang partai Golkar lakukan adalah sikap yang dalam bahasa filsafat politik adalah sikap ‘imperatif kategoris’, yaitu bertindak berdasarkan hati nurani, tanpa berfikir sedikitpun tentang apa yang akan di dapatkan setelahnya.
Dalam bahasa sederhananya adalah ikhlas.
Bukan bermaksud melebih-lebihkan, memang sikap cepat tanggap yang dilakukan partai Golkar terhadap masyarakat korban bencana, sejatinya dapat dijadikan role model bagi partai lain. Untuk bertindak dengan cepat tanggap.
Karena apalah arti menjadi manusia jika nilai kemanusiaan telah tiada. Dan apalah arti partai politik tanpa ada rakyat didalamnya