KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan

waktu baca 4 menit
7

Info Daop 2 Bd

Rabu, 4 November 2026

KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan

Bandung (Jawa Barat), 4 November 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 pada 1 Desember 2026 nanti. Penerapan Gapeka baru ini merupakan kebijakan PT KAI (Persero) secara terpusat yang diterapkan secara operasional di seluruh wilayah kerja KAI di Pulau Jawa melalui Daerah Operasi (Daop) dan di Pulau Sumatera melalui Divisi Regional (Divre).

Pemberlakuan Gapeka 2026 dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan layanan perjalanan kereta api bagi masyarakat, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa KA.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa penerapan Gapeka baru merupakan bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kereta api agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Gapeka 2026 merupakan penyesuaian pola perjalanan kereta api yang dilakukan secara terpusat oleh KAI. Melalui penerapan Gapeka baru ini, KAI berupaya menghadirkan layanan perjalanan yang semakin optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa KA,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, tiket perjalanan kereta api dengan jadwal Gapeka 2026 sudah dapat dipesan mulai 1 November 2026 melalui aplikasi Access by KAI. Oleh karena itu, masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mulai 1 Desember 2026 diimbau untuk memperhatikan jadwal terbaru sebelum melakukan pemesanan tiket.

Di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung, terdapat sejumlah perubahan pada Gapeka 2026 menggantikan Gapeka 2025 yang perlu diketahui masyarakat.

Terdapat perpanjangan relasi KA Pangandaran yang semula Banjar-Gambir PP menjadi Sidareja–Gambir PP. Perpanjangan relasi ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju kawasan wisata di Bumi Priangan Timur, termasuk Pantai Pangandaran, maupun masyarakat yang akan bepergian dari wilayah tersebut menuju Bandung maupun Jakarta.

“Perpanjangan relasi KA Pangandaran menjadi Sidareja–Gambir PP diharapkan memberikan kemudahan dan pilihan perjalanan yang semakin luas bagi masyarakat. Kami berharap layanan ini dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong kunjungan wisata ke berbagai destinasi di wilayah Priangan Timur,” jelas Kuswardojo.

Selain itu, pada Gapeka 2026 perjalanan KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang PP menjadi perjalanan reguler yang terdapat dalam daftar Gapeka 2026 setelah sebelumnya merupakan penambahan perjalanan baru pada Gapeka 2025.

Perpanjangan relasi juga terjadi untuk KA Commuter Line Bandung Raya, kini relasi perjalanannya yang semula terdapat relasi Padalarang-Kiaracondong PP menjadi Padalarang-Cicalengka PP. Sehingga untuk semua KA Commuter Line Bandung Raya di wilayah Daop 2 Bandung ini relasinya adalah Padalarang-Cicalengka PP.

Kuswardojo menjelaskan, selain perubahan nama dan relasi kereta api, hampir seluruh perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung mengalami perubahan jadwal keberangkatan pada Gapeka 2026.

Masyarakat diimbau untuk mencermati jadwal perjalanan terbaru sebelum melakukan perjalanan, karena jadwal keberangkatan pada Gapeka 2026 berbeda dengan jadwal yang berlaku sebelumnya.

Informasi jadwal perjalanan KA Jarak Jauh dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI pada menu perjalanan KA Antar Kota. Sementara itu, untuk perjalanan KA Lokal dan Commuter Line, masyarakat dapat melihat jadwal melalui menu KA Lokal. Untuk perjalanan KA Jarak Jauh tiket dapat dipesan sejak H-45 atau 45 hari sebelum tanggal keberangkatan, sedangkan untuk perjalanan KA Lokal tiket dapat dipesan sejak H-7 atau seminggu sebelum tanggal keberangkatan.

“Untuk itu, kami mengingatkan kepada semua pengguna jasa kereta api untuk lebih teliti saat melakukan pemesanan pada grafik perjalanan kereta api baru, terutama terkait dengan keberangkatan maupun kedatangan di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung. Dengan mengetahui jadwal terbaru, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari risiko tertinggal kereta,” tutur Kuswardojo.

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan kereta api di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung pada Gapeka 2026 tidak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan Gapeka sebelumnya, yakni sebanyak 184 perjalanan KA setiap hari. Jumlah tersebut terdiri dari:

* KA Jarak Jauh sebanyak 50 perjalanan.

* KA Lokal sebanyak 60 perjalanan.

* KA Feeder sebanyak 72 perjalanan.

* KA Barang (Parcel Selatan) sebanyak 2 perjalanan.

Dengan tetap beroperasinya 184 perjalanan KA setiap hari, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh masyarakat pengguna jasa KA untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi, serta memastikan kembali jadwal keberangkatan sesuai Gapeka 2026.

“KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa KA. Kami berharap penerapan Gapeka 2026 dapat memberikan kemudahan dan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutup Kuswardojo.

Statement Manager Humasda 2 Bd

https://drive.google.com/drive/folders/1eBqawesYV4ovKbP7hyZr-l5Khp9ViMC7?usp=sharing

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version