Dari BINUS @Bekasi ke Australia, Fidel Temukan Kemandirian Lewat Study Abroad

waktu baca 4 menit
7

BEKASI, 12 Oktober 2026 – Pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya membuka kesempatan untuk mengenal sistem pendidikan yang berbeda, tetapi juga menjadi proses untuk membangun kemandirian, kemampuan beradaptasi, dan keberanian menghadapi lingkungan baru. Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia yang semakin terhubung secara global.

Pengalaman itu dijalani oleh Achmed Fidel Ghibran BN, mahasiswa Computer Science – Software Engineering BINUSIAN 2027, melalui program Study Abroad dalam Enrichment Program BINUS University di Australia.

Ketertarikan Fidel untuk belajar di luar negeri berawal dari keinginannya untuk melanjutkan pendidikan S2 di luar Indonesia. Setelah mencari berbagai informasi, ia menemukan kesempatan Study Abroad yang ditawarkan BINUS University dan mengetahui bahwa negara yang ingin ditujunya memiliki universitas mitra BINUS. Kesempatan tersebut kemudian menjadi langkah awal baginya untuk merasakan langsung pengalaman belajar dan hidup di lingkungan internasional.

Namun, perjalanan tersebut tidak langsung terasa mudah. Pada awal kedatangannya di Australia, Fidel menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan membangun pertemanan.

Sebagai seseorang yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi, ia sempat merasa canggung ketika harus berkenalan dengan teman-teman sekelas. Selama kurang lebih satu bulan, rutinitasnya lebih banyak diisi dengan kuliah, berjalan-jalan sendiri, lalu kembali ke apartemen.

Di tengah proses itu, rasa rindu terhadap keluarga dan teman-teman di Indonesia juga mulai muncul. Fidel masih sering menghabiskan waktu secara daring bersama teman-temannya di Indonesia sebagai cara untuk tetap merasa dekat dengan lingkungan yang sudah familiar.

Meski begitu, pengalaman tersebut justru menjadi bagian penting dari proses belajarnya. Perlahan, Fidel mulai mendorong dirinya untuk keluar dari zona nyaman dengan mengikuti berbagai klub dan kegiatan yang diselenggarakan kampus.

Dari kegiatan tersebut, ia mulai bertemu lebih banyak orang, membangun pertemanan baru, dan semakin nyaman menjalani kehidupan di lingkungan yang berbeda. Ia pun mulai lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya, berekreasi, serta mengenal lingkungan sekitar.

Salah satu momen yang paling berkesan baginya terjadi ketika teman-teman di Australia memberikan kejutan ulang tahun. Pengalaman sederhana tersebut menjadi kenangan yang berarti karena membuat perjalanan di negara asing terasa lebih hangat.

Bagi Fidel, momen itu juga memperlihatkan bahwa pengalaman Study Abroad bukan hanya tentang tempat baru atau aktivitas akademik, tetapi juga tentang relasi yang terbentuk sepanjang perjalanan.

Selama mengikuti program, Fidel turut mendapatkan dukungan dari BINUS University dalam proses persiapan dan pelaksanaan Study Abroad. Mulai dari proses registrasi universitas hingga berbagai persyaratan yang perlu dipenuhi, mahasiswa mendapatkan pendampingan sebelum keberangkatan.

Pendampingan tersebut tetap berlanjut ketika mahasiswa sudah berada di luar negeri melalui pertemuan daring secara berkala. Melalui kesempatan tersebut, mahasiswa dapat menyampaikan kendala, berbagi perkembangan, dan mendapatkan dukungan selama menjalani program.

Sebagai mahasiswa Computer Science – Software Engineering, pengalaman belajar di Australia juga menjadi bagian dari proses Fidel dalam mengembangkan dirinya secara lebih menyeluruh. Selain memperkaya wawasan dan pengalaman di bidang teknologi, ia juga belajar mengenai komunikasi, adaptasi, dan pentingnya membangun relasi di tengah lingkungan yang beragam.

Kompetensi tersebut menjadi semakin relevan di tengah dunia profesional yang tidak hanya menuntut penguasaan keahlian teknis, tetapi juga kemampuan untuk bekerja dan berinteraksi dengan berbagai latar belakang.

Pengalaman Fidel sejalan dengan semangat BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus, yang mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperluas pengalaman dan perspektif melalui berbagai kesempatan pembelajaran.

Bagi Fidel, Study Abroad menjadi salah satu pengalaman yang membuktikan bahwa proses bertumbuh sering kali dimulai ketika seseorang berani menghadapi situasi yang belum familiar. Dari rasa canggung dan homesick di awal perjalanan, ia perlahan belajar menjadi lebih mandiri, terbuka, dan percaya diri dalam membangun pengalaman baru.

Ke depan, pengalaman seperti yang dijalani Fidel diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa untuk berani memanfaatkan berbagai kesempatan selama masa perkuliahan, termasuk pengalaman belajar internasional. Dengan keberanian untuk keluar dari zona nyaman, memperluas perspektif, dan terus mengembangkan kompetensi, mahasiswa diharapkan dapat semakin siap menghadapi berbagai peluang di tingkat global.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version