Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi

waktu baca 3 menit
11

Delegasi bisnis Indonesia beranggotakan 31 orang dari empat lembaga pemerintah, dua asosiasi, dan 16 perusahaan menghadiri Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-26 September 2026, difasilitasi DTI Conference & Expo (DTICX). Programnya mencakup forum industri tentang AI dan teknologi hijau, upacara pembukaan GDTE, Global Digital Innovation Dialogue for Events (DICE) bersama IAEE, dua hari sesi temu bisnis dan pertemuan tertutup dengan perusahaan teknologi Tiongkok, malam gala Night of Digital Trade, serta upacara penutupan dan jamuan makan malam di atas kapal. Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga, menjadi salah satu dari 16 perusahaan dalam delegasi.

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Delegasi bisnis Indonesia menghadiri Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou Grand Convention and Exhibition Center, Tiongkok, pada 23-26 September 2026. Delegasi yang difasilitasi DTI Conference & Expo (DTICX) ini beranggotakan 31 orang: perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Smart City, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta; dua asosiasi, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO); serta 16 perusahaan, system integrator, dan perusahaan teknologi, termasuk Sanct Social.

GDTE adalah pameran perdagangan digital tahunan di Hangzhou, kota asal sejumlah perusahaan teknologi terbesar Tiongkok. Pameran ke-5 dibuka pada 24 September 2026 dan mempertemukan perusahaan teknologi dari berbagai negara, dengan AI, kacamata pintar, komputasi awan, dan perdagangan lintas negara sebagai tema yang menonjol di area pameran.

Forum, pembukaan, dan DICE

Rangkaian dibuka dengan Industry Conference on AI and Green & Low-Carbon Technology, dengan Kepala Jakarta Smart City sebagai salah satu pembicara pada sesi pengembangan kawasan nol karbon. Pada 24 September 2026, perwakilan Jakarta Smart City dan Ketua Umum IDPRO menghadiri upacara pembukaan GDTE, sementara anggota delegasi lainnya mengunjungi area pameran dan memulai sesi temu bisnis.

Pada hari yang sama, Direktur Layanan Infrastruktur Digital KOMDIGI menyampaikan sambutan pembuka pada Global Digital Innovation Dialogue for Events (DICE), forum yang diselenggarakan bersama International Association of Exhibitions and Events (IAEE) di InterContinental Hangzhou, dengan tema ELEVATE. Malamnya, delegasi menghadiri Night of Digital Trade, malam gala GDTE, dengan bendera negara peserta, termasuk Indonesia, terpasang di atas panggung utama.

Dua hari temu bisnis

Hari kedua dan ketiga diisi sesi temu bisnis dan pertemuan tertutup satu-lawan-satu antara anggota delegasi dan perusahaan teknologi Tiongkok, antara lain produsen kacamata pintar, pengembang model AI, produsen kartu pemroses AI, dan penyedia layanan komputasi awan. Setiap perusahaan dalam delegasi mendapat meja dan jadwal pertemuannya sendiri.

Sanct Social mengikuti seluruh rangkaian sesi temu bisnis. “Bagi perusahaan rintisan, duduk semeja langsung dengan produsennya adalah cara paling cepat untuk memahami apa yang sudah diproduksi dan dipasarkan di Tiongkok,” ujar Pendiri Sanct Social Sion Abednego dalam keterangan resmi, Kamis (8/10). “Dari beberapa pertemuan, ada satu yang cocok dan sedang kami tindak lanjuti. Kalau berjalan lancar, tahun depan kami kembali untuk melihat prototipenya.”

Penutupan dan malam di sungai

Hari ketiga ditutup dengan upacara penutupan GDTE, dilanjutkan jamuan makan malam delegasi di atas kapal yang menyusuri sungai di tengah kota Hangzhou, dengan gedung-gedung di kedua tepi sungai menyala sebagai satu layar raksasa. Kunjungan ini bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur pada 25 September 2026.

Tentang Sanct Social

Sanct Social adalah aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga, tersedia untuk iPhone di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Informasi lebih lanjut: https://sanct.social

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version