Komisioner BP Tapera Dampingi Menteri PKP dalam Kunjungan Program Bedah Rumah dan Gentengisasi di Purwakarta

waktu baca 3 menit
12

Melalui pendampingan dalam kegiatan tersebut, BP Tapera mendukung koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program perumahan, khususnya untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak, aman, dan nyaman. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program perumahan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Purwakarta, 2 Oktober 2026 — Komisioner BP Tapera, Heru
Pudyo Nugroho, mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),
Maruarar Sirait, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat,
Jumat (2/10). Kegiatan ini mencakup peninjauan penerima bantuan Program Bantuan
Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, serta
pelepasan 500.000 genteng yang diangkut menggunakan 125 truk di Pasar Citeko,
Plered.

Dalam kunjungan ke Desa Pamoyanan, rombongan meninjau
kondisi rumah calon penerima bantuan (CPB) yang membutuhkan perbaikan, termasuk
rumah milik Eti Nurhayati dan Didi. Kedua rumah tersebut memiliki tingkat
kerusakan yang memerlukan penanganan, mulai dari kerusakan elemen struktur
bangunan hingga kondisi lantai, dinding, pencahayaan, dan penghawaan yang belum
memadai.

Eti Nurhayati tercatat memiliki keluarga beranggotakan lima
orang dengan penghasilan keluarga sekitar Rp2 juta per bulan. Sementara itu,
Didi memiliki empat anggota keluarga dengan penghasilan sekitar Rp1,7 juta per
bulan dan bekerja sebagai buruh harian genteng. Peninjauan ini menjadi bagian
dari upaya memastikan bantuan perumahan menyasar masyarakat yang membutuhkan
perbaikan hunian layak.

Agenda dilanjutkan dengan simulasi Pemilihan Terbuka Toko
(PTT) atau Tender Rakyat sebagai bagian dari mekanisme pengadaan bahan bangunan
untuk mendukung pelaksanaan program BSPS.

Selanjutnya, di Pasar Citeko, Menteri PKP bersama jajaran
pemerintah pusat dan daerah menghadiri prosesi pelepasan 500.000 genteng yang
didistribusikan menggunakan 125 truk. Kegiatan ini merupakan bagian dari
program gentengisasi yang diarahkan untuk mendorong penggunaan atap genteng
pada rumah masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi para perajin
genteng.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito
Karnavian menyampaikan bahwa program gentengisasi merupakan arahan Presiden
yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui
peningkatan aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja bagi perajin genteng maupun
melalui peningkatan kenyamanan dan kesehatan hunian.

Pemerintah juga meningkatkan alokasi program BSPS di
Kabupaten Purwakarta pada 2026. Berdasarkan data yang ditampilkan dalam materi
kegiatan, alokasi BSPS di Purwakarta meningkat dari 317 unit pada 2025 menjadi
2.914 unit pada 2026, atau meningkat sekitar 819 persen. Peningkatan alokasi
ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap bantuan
perbaikan rumah.

Melalui pendampingan dalam kegiatan tersebut, BP Tapera
mendukung koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program perumahan,
khususnya untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap
hunian yang layak, aman, dan nyaman. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah
daerah, serta pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat mendukung
pelaksanaan program perumahan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version