Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan

waktu baca 3 menit
11

Tanyakan pada
orang tua mana pun di Indonesia, apa hal paling berharga dalam hidup mereka.
Jawabannya hampir selalu sama: anak. Namun di balik cinta sebesar itu, ada satu
pertanyaan yang sering kita tunda: apakah masa depan mereka akan tetap
terlindungi jika suatu hari kita tak lagi ada di sisi mereka?

Pertanyaan itu
menjadi semakin relevan menjelang Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema
“Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema ini menjadi
pengingat bahwa mencintai anak tidak hanya soal kasih sayang dan pendidikan,
tetapi juga kesiapan keluarga dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.

Berdasarkan survei yang diinisasi oleh Prudential, lebih
dari 40% masyarakat Indonesia menjadikan keluarga sebagai prioritas utama dalam
hidup, dan ingin memastikan orang-orang tercinta tetap tercukupi meski mereka
tiada, termasuk anak¹. Namun dibalik besarnya cinta itu, lebih
dari 80 juta keluarga Indonesia masih hidup tanpa perlindungan yang memadai².
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2024 mencatat penetrasi asuransi nasional
baru sekitar 2,8% yang berarti masih banyak keluarga Indonesia belum memiliki
perlindungan finansial yang memadai. Kondisi ini membuat jutaan anak berpotensi
menghadapi kerentanan ketika keluarga kehilangan pencari nafkah utama.

Prudential
Syariah mencatat relationship Net Promoter Score (rNPS) tertinggi di industri
asuransi jiwa syariah³ dan menempati peringkat pertama untuk preferensi merek pada 24 atribut yang
diukur.
Keduanya menunjukkan hal yang sama: keluarga yang sudah terlindungi bersedia
merekomendasikannya kepada keluarga lain.

Menurut Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer
& Marketing Officer Prudential Syariah,
 kesenjangan
tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk semakin
dekat dengan kebutuhan keluarga Indonesia. “Anak selalu menjadi nomor satu di hati setiap orang tua. Di Hari Anak
Nasional ini, kami ingin mengingatkan bahwa melindungi masa depan anak merupakan
bentuk cinta yang perlu dipersiapkan sejak hari ini. Karena itu Prudential
Syariah terus hadir sebagai Satu yang Melindungi bagi keluarga Indonesia,”
ujar Vivin.

Tekad untuk hadir bagi setiap keluarga itulah yang membuat Prudential
Syariah mewujudkan Janji Jadi Nyata. Hal ini menjadi komitmen dari mereka yang
selalu memprioritaskan keluarganya dan berjanji untuk
membuat impian keluarga menjadi nyata di setiap tahapan kehidupan.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Prudential Syariah juga
menghadirkan berbagai aktivasi untuk mengajak masyarakat semakin memahami
pentingnya perlindungan. Rangkaian kegiatan dilakukan melalui edukasi publik di
area MRT Jakarta serta penyelenggaraan #1 Family Fest pada 26 Juli 2026
di kawasan Car Free Day Sudirman. Acara ini menghadirkan berbagai aktivitas
keluarga seperti penampilan Quinn Salman, Family Fun Games, Sport Games,
Photobooth,
dan Fun Kids Activity yang dapat dinikmati bersama orang
tua dan anak.

Karena pada akhirnya, mencintai anak tidak hanya tentang hari ini, tetapi
juga memastikan mereka tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang mereka
impikan.

[1] Project Kanis by
Kadence (2023) and Project Malacca by Deka (2024), Whole Life by Deka (2025)

[2] Data BKKBN tahun
2024 menyatakan ada 87 juta keluarga di Indonesia, dengan penetrasi asuransi
2.8% (sumber: OJK), diasumsikan sekitar 85 juta keluarga belum terproteksi oleh
asuransi jiwa syariah

[3] NPS Prism®
benchmarking report. NPS Prism® is a registered trademark of Bain &
Company, Inc., NICE Systems, Inc. And Fred Reichheld

[4] Survei Online
yang dilakukan oleh YouGov tahun 2025

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version