Melalui CITRAPATA 2026, BINUS @Malang Tampilkan 94 Solusi Kreatif dari Karya Tugas Akhir Mahasiswa

waktu baca 3 menit
14

Malang, Juli 2026 – Perkembangan dunia yang semakin dinamis menghadirkan berbagai tantangan baru, khususnya dalam bidang desain komunikasi dan teknologi digital. Kebutuhan akan solusi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dan aplikatif menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat, komunitas, maupun industri. Menjawab tantangan tersebut, BINUS @Malang menghadirkan CITRAPATA – Final Project Exhibition, yang diselenggarakan pada 6–9 Juli 2026 di kampus BINUS @Malang.

CITRAPATA merupakan pameran tugas akhir mahasiswa yang menampilkan 94 karya dari program Visual Communication Design (DKV) serta Interactive Design & Technology (IDT). Karya-karya ini menjadi representasi dari proses pembelajaran mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan untuk mengidentifikasi permasalahan nyata dan mengembangkan solusi yang tepat melalui pendekatan desain dan teknologi.

Setiap karya yang dipamerkan merupakan hasil dari rangkaian proses akademik yang komprehensif, mulai dari riset, perumusan konsep, hingga implementasi solusi. Beragam isu diangkat dalam karya-karya tersebut, mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, mulai dari kebutuhan komunikasi visual yang efektif, penguatan identitas brand, hingga pengembangan solusi digital yang interaktif dan berbasis teknologi.

Lebih dari sekadar pameran, CITRAPATA juga menjadi media penyampaian gagasan dan inovasi mahasiswa kepada publik. Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan sidang tugas akhir, sehingga menghadirkan ekosistem yang mengintegrasikan evaluasi akademik dengan eksposur karya kepada masyarakat dan industri. Hal ini menjadikan CITRAPATA sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, serta praktisi dalam satu platform yang inspiratif.

Sebagai digital technopreneur campus, BINUS @Malang secara konsisten mendorong mahasiswa untuk menjadi individu yang adaptif, kreatif, dan solutif dalam menghadapi tantangan zaman. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keilmuan, tetapi juga pada kontribusi nyata melalui inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan bagaimana pendidikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui CITRAPATA, mahasiswa menunjukkan bahwa setiap permasalahan dapat direspons dengan solusi yang kreatif dan berbasis teknologi. Ini merupakan wujud nyata komitmen BINUS University dalam fostering and empowering the society melalui karya yang relevan dan berdampak.”

Direktur Kampus BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi refleksi kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global. “CITRAPATA menunjukkan bagaimana mahasiswa BINUS @Malang mampu mengidentifikasi permasalahan dan menerjemahkannya menjadi solusi yang aplikatif melalui desain dan teknologi. Hal ini sejalan dengan komitmen BINUS @Malang dalam mencetak talenta unggul di era digital.”

Head of Visual Communication Design BINUS @Malang, Victor Adiluhung Abednego, S.T., M.Ds, turut menekankan peran desain dalam memberikan dampak nyata. “CITRAPATA menjadi bentuk nyata bagaimana peran Desainer hadir untuk menjadi solusi bagi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Dengan pendekatan teknologi dan riset yang mendalam, terciptalah karya-karya yang humanis dan berakar pada kebudayaan lokal.”

Sebagai bagian dari BINUS, penyelenggaraan CITRAPATA tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, tetapi juga menjadi media penyampaian solusi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran BINUS dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan dampak berkelanjutan.

Melalui CITRAPATA 2026, BINUS @Malang mengundang masyarakat, pelaku industri, dan komunitas kreatif untuk hadir dan menyaksikan langsung bagaimana ide dan inovasi mahasiswa berkembang menjadi solusi yang mampu menjawab tantangan nyata.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version