Teknologi Drone Thermal untuk Mencegah Kebakaran di Perkebunan Luas

waktu baca 2 menit
8

Indonesia menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan yang signifikan setiap tahunnya, dengan lebih dari 500 kasus terjadi di berbagai wilayah.

Pengawasan konvensional, seperti patroli manual dan menara pengawas, memiliki keterbatasan dalam cakupan dan jarak pandang, serta membutuhkan tenaga kerja yang besar.

Drone termal yang dapat beroperasi rutin secara otomatis seperti DJI Dock 3 (M4TD) dapat mendeteksi titik api dan asap secara konsisten bahkan di area luas dan berisiko tinggi. Analisis AI memproses data visual dan thermal untuk mengidentifikasi hotspot, sementara notifikasi dikirim langsung ke DJI FlightHub 2, mempercepat koordinasi respons di lapangan.

Sistem drone otomatis mampu deteksi dini sebelum api meluas, sehingga langkah pemadaman bisa dilakukan lebih cepat dan terarah,” ujar Halo Robotics, distributor DJI Dock 3 di Indonesia.

Manfaat Utama untuk Pengawasan dan Respons Cepat

Implementasi sistem drone otomatis menghadirkan sejumlah manfaat, antara lain:

– Deteksi hotspot real-time, memungkinkan identifikasi dini sebelum kebakaran meluas.

– Respons lebih cepat, dengan notifikasi langsung ke command center.

– Patroli otomatis terjadwal, untuk pengawasan rutin yang konsisten.

– Dokumentasi visual presisi tinggi, mendukung investigasi dan audit.

– Efisiensi biaya operasional, dibandingkan patroli manual berskala besar.

Penggunaan drone otomatis untuk pencegahan kebakaran di perkebunan luas menunjukkan arah transformasi pengawasan lingkungan yang lebih cepat, efisien, dan berbasis data, mendukung industri perkebunan, kehutanan, dan lembaga konservasi melakukan mitigasi risiko secara efektif.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version