Kian Diandalkan, Pengguna Kereta Api di Sumatera Utara Melonjak Sepanjang 2025

waktu baca 3 menit
16

Minat masyarakat Sumatera Utara untuk beralih ke moda transportasi
rel terus meningkat, tecermin dari pertumbuhan pelanggan KAI Divre I Sumut yang
melonjak hingga 8 persen sepanjang tahun 2025. Tren positif ini mengukuhkan
posisi kereta api sebagai tulang punggung mobilitas yang kian diandalkan,
sekaligus menjadi bukti bahwa perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet dan
terjadwal kini telah menjadi kebutuhan warga di wilayah ini.

 

“KAI Divre I Sumatera Utara mencatat performa gemilang sepanjang
tahun 2025 dengan total pengguna mencapai 2.638.594 orang, angka tersebut
tumbuh sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2024 dimana pelanggan yang dilayani
sebanyak 2.433.647 orang,” ungkap Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara
Anwar Yuli Prastyo.

 

Kenaikan jumlah penumpang ini dipicu oleh geliat ekonomi yang terus
berkembang dan peningkatan mobilitas di wilayah operasional kereta api Sumatera
Utara. Sebagai sarana mobilitas, kereta api kini semakin vital perannya sebagai
jembatan transportasi logistik dan penggerak roda ekonomi daerah.

 

Stasiun Medan mempertegas posisinya sebagai magnet utama pergerakan
masyarakat di Sumatera Utara dengan volume penumpang tertinggi, disusul oleh
Stasiun Kisaran dan Stasiun Tanjung Balai sebagai titik keberangkatan favorit.
KAI Divre I Sumatera Utara mencatat peningkatan tren perjalanan ini sebagai
bukti kepercayaan publik terhadap kereta api yang kini menjadi urat nadi
transportasi paling sibuk di wilayah tersebut.

 

“Sebagai poros integrasi antarwilayah sekaligus jangkar ekonomi bagi
UMKM lokal, stasiun kereta api di Sumatera Utara kini bertransformasi menjadi
pusat pertumbuhan yang vital bagi masyarakat. KAI menghadirkan kereta api
sebagai pionir transportasi dengan keunggulan tepat waktu serta kapasitas
angkut yang besar, menjadikannya tulang punggung mobilitas yang menggerakkan
konektivitas di Sumatera Utara.”, jelas Anwar.

 

KAI Divre I Sumatera Utara mencatatkan pertumbuhan penumpang yang
signifikan pada tahun 2025 melalui tiga kereta api unggulannya. KA Sribilah
Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP menjadi primadona dengan lonjakan
penumpang paling tinggi, yakni mencapai 19% atau sebanyak 701.728 orang.

 

Tren positif juga diikuti oleh KA Siantar Ekspres rute Medan –
Siantar PP yang tumbuh 13% dengan melayani 500.508 penumpang. Sementara itu, KA
Putri Deli jurusan Medan – Tanjungbalai PP tetap menjadi rute tersibuk dengan
total 1.291.015 penumpang, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Modernisasi layanan kereta api di Sumatera Utara membuahkan hasil.
Tingginya minat masyarakat membuktikan bahwa layanan yang ekonomis,
terintegrasi, aman, dan tepat waktu kini menjadi pilihan utama. Berpindah
tempat kini jauh lebih efisien, membuat kereta api semakin dicintai sebagai
urat nadi transportasi Sumut.

 

“Layanan kereta api yang inklusif merupakan bukti dedikasi KAI Divre
I Sumatera Utara dalam mentransformasi mobilitas publik. Melalui integrasi
aspek keamanan dan kenyamanan, kami berupaya memberdayakan ekonomi masyarakat
di seluruh pelosok Sumatera Utara. Ini adalah dukungan konkret kami bagi
masyarakat yang dinamis untuk terus bergerak maju dan produktif,” pungkas
Anwar.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version