KAI Daop 4 Semarang Layani 2 Ribuan Unit Sepeda Motor pada Program Motis Nataru 2025/2026

waktu baca 3 menit
14

KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya pemanfaatan layanan Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Di wilayah Daop 4 Semarang, layanan Motis tersebut dilaksanakan di Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Tegal.

KAI Daop 4 Semarang mencatat tingginya pemanfaatan layanan Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Di wilayah Daop 4 Semarang, layanan Motis tersebut dilaksanakan di Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Tegal.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa pemberangkatan Motis dilakukan dalam 2 periode yaitu periode arus mudik relasi Jakarta Gudang – Semarang Tawang pada 23–30 Desember 2025 dan periode arus balik relasi Semarang Tawang – Jakarta Gudang pada 2–5 Januari 2026.

“Selama periode mudik dan balik tersebut, KAI Daop 4 Semarang melayani naik dan turun sebanyak 2.031 unit sepeda motor dari tiga stasiun di wilayah Daop 4 Semarang yang melayani angkutan Motis,” kata Luqman.

Luqman mengatakan bahwa dari jumlah tersebut tercatat pada arus mudik KAI Daop 4 Semarang melayani naik turun sebanyak 785 motor yang terdiri dari naik 66 motor dan turun 719 motor. Puncak arus mudik di Daop 4 Semarang terjadi pada tanggal 27 Desember 2025 dimana terdapat naik turun sebanyak 144 motor.

Sedangkan pada arus balik KAI Daop 4 Semarang melayani naik turun sebanyak 1.246 motor yang terdiri dari naik 1.001 motor dan turun 245 motor. Puncak arus balik di Daop 4 Semarang terjadi pada tanggal 29 Desember 2025 dimana terdapat naik turun sebanyak 239 motor.

Volume motor yang diangkut dari seluruh stasiun KAI Daop 4 pada program Motis Nataru 2025/2026 selama arus mudik dan balik:

1. Arus Mudik

– Semarang Tawang: Turun 484 motor

– Pekalongan: Naik 48 motor, turun 138 motor

– Tegal: Naik 18 motor, turun 97 motor

2. Arus Balik

– Semarang Tawang: Naik 561 motor

– Pekalongan: Naik 210 motor, turun 105 motor

– Tegal: Naik 230 motor, turun 140 motor

Luqman menjelaskan bahwa Motis merupakan program pemerintah berupa layanan angkutan sepeda motor gratis yang diselenggarakan dengan berkolaborasi bersama berbagai moda transportasi, salah satunya kereta api.

“Program Motis memungkinkan masyarakat mengirimkan sepeda motor menggunakan kereta api. Tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan kendaraan roda dua di jalan raya serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada masa libur panjang seperti Nataru,” jelas Luqman.

Ia menambahkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan Motis menunjukkan kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api.

“Antusiasme masyarakat terhadap layanan Motis selama libur panjang Nataru sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama karena bebas macet, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Motis. KAI akan terus berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” tutup Luqman Arif.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version