Global Millennial MUN 2026 Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Hub Diplomasi Pemuda Dunia

waktu baca 3 menit
14

Ajang konferensi internasional Global Millennial Model United Nations (GM MUN) 2026 sukses mempertemukan ratusan generasi muda dari berbagai negara dalam simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di Royal Ambarrukmo Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2-4 Januari 2026.

Konferensi ini diikuti oleh lebih dari 500 pelajar dan mahasiswa dari 10 negara, menjadikannya salah satu forum Model United Nations berskala internasional dengan partisipasi terbesar di Indonesia untuk kategori pemula hingga tingkat lanjutan.

GM MUN 2026 diselenggarakan oleh Globy, sebuah lembaga pembinaan yang berfokus pada pengembangan pelajar dan mahasiswa dalam kompetisi internasional. Melalui GM MUN, Globy menghadirkan ruang belajar strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan diplomasi, kepemimpinan, serta pemahaman isu global secara langsung dan aplikatif.

Keunikan GM MUN 2026 terletak pada pendekatannya yang beginner-friendly, namun tetap mengedepankan standar akademik internasional. Konferensi ini juga telah dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sehingga memiliki legitimasi sebagai kegiatan pengembangan prestasi pelajar nasional.

GM MUN 2026 menghadirkan tiga kategori partisipasi, yakni Junior Level (di bawah 15 tahun), Senior Level (15–18 tahun), dan Open Level (di bawah 30 tahun). Selama rangkaian acara, para delegasi mengikuti simulasi sidang PBB, forum konferensi internasional, cultural exchange, hingga Ladosan Dhahar, tradisi penyajian makanan ala bangsawan Keraton Yogyakarta yang sangat khas, yang dirancang untuk memperkuat interaksi lintas budaya.

Nuansa internasional juga diperkuat dengan kehadiran delegasi dan dewan juri dari berbagai negara, seperti Italia, Lebanon, Singapura, Filipina, serta negara-negara lainnya. Keberagaman latar belakang ini menciptakan dinamika diskusi yang kaya akan sudut pandang global dan praktik diplomasi multikultural.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas performa peserta, panitia memberikan sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Best Delegate, Most Outstanding Delegate, Honorable Mention, Diplomatic Commendation, dan Best Position Paper.

Founder & CEO Globy, Muflih Dwi Fikri, menyampaikan bahwa pengalaman MUN memiliki dampak strategis bagi masa depan akademik peserta.

“Pengalaman MUN bukan hanya soal simulasi sidang, tetapi juga rekam jejak prestasi. Banyak peserta memanfaatkan sertifikat GM MUN sebagai nilai tambah saat mendaftar ke universitas top dunia, beasiswa, hingga jalur SNBP. Kami ingin membuka akses agar pelajar Indonesia percaya diri bersaing di level global,” ujar Muflih.

Salah satu Juri yang memimpin jalannya sidang, Roy El Badawi, dari Lebanon, mengungkapkan kesan positifnya terhadap atmosfer GM MUN 2026 di Yogyakarta. Ia menyoroti antusiasme para delegasi serta dinamika forum yang terasa hidup sejak hari pertama. 

“Coming back to Indonesia fills me with excitement and joy. The energy in the room is incredible, and it’s inspiring to see so many delegates actively engaged. I’m especially curious to see how delegates have grown since October, how they’ve taken feedback, improved, and prepared themselves for new challenges. MUN is not just about debating endlessly, but about staying composed, working as a team, and creating a collaborative environment,” ujar Chair Roy.

Sementara itu, prestasi membanggakan datang dari salah satu delegasi internasional, Maria Marcela Binti Ridwan, delegasi berusia 18 tahun asal Sunway College, Malaysia, yang mewakili negaranya di Human Rights Council – Chamber One. Atas performa dan konsistensinya selama konferensi, Maria berhasil meraih penghargaan Best Delegate.

Dalam pesannya, Maria membagikan pengalaman personalnya kepada sesama peserta, khususnya terkait rasa gugup yang sering dialami delegasi muda di forum berskala besar.

“To all delegates, always believe in yourselves and never give up. I was nervous and doubted myself at first, but perseverance truly makes a difference. Even in a large council, if you stay consistent, put in the effort, and maintain a positive mindset, great things can happen,” tutur Maria.

Keberhasilan penyelenggaraan GM MUN 2026 di Yogyakarta mempertegas komitmen Globy dalam membangun ekosistem diplomasi pemuda yang berkelanjutan. Ke depan, Global Millennial MUN dijadwalkan kembali hadir di Jakarta pada 12–14 Juni 2026, dengan skala dan partisipasi internasional yang lebih luas.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA
Exit mobile version